Papa… Pinjam 5ribu pa !!

Agustus 5, 2008

Membeli kebahagiaan dengan segepok uang, cukupkah ????

Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah
dunianya

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta
terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.
Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di
kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu
cukup lama.

Kok, belum tidur ? sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah
memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan
berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, Aku
nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ? Lho
tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ? Ah, enggak.
Pengen tahu aja ucap Sarah singkat. Oke. Kamu boleh hitung sendiri.
Setiap hari Papa bekerja sekitar 10
jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari
kerja.Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi,
gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?

Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar
sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika
Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari
mengikutinya, Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam,
berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong katanya.
Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur perintah Andrew.

Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti
pakaian, Sarah kembali bertanya, Papa, aku boleh pinjam uang
Rp.5.000,- enggak ?

Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam
begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah. Tapi Papa

Kesabaran Andrew pun habis. Papa bilang tidur ! hardiknya mengejutkan
Sarah.

Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Andrew nampak
menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak
kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak
pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya. Sambil berbaring
dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, Maafkan Papa,
Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam
begini? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,-
lebih dari itu pun Papa kasih jawab Andrew. Papa, aku enggak minta
uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi
dari uang jajan selama minggu ini
lya, iya, tapi buat apa ? tanya Andrew lembut.

“Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga.Tiga
puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat
berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya
ada Rp.15.000,- Â tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar
Rp.40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit
tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata
Sarah polos.

Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil
itu erat-erat dengan perasaan haru sambil meneteskan air mata . Dia
baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini,
tidak cukup untuk membeli kebahagiaan anaknya.
Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah
dunianya. Untuk yang sudah pernah terima, Sekedar untuk mengingatkan
kembali.
(repost from buatsaya.blogspot.com)

Hukum Puasa Ramadhan

Oktober 3, 2007

Menyambut Ramadhan, banyak acara digelar kaum muslimin. Di antara acara tersebut ada yang telah menjadi tradisi yang “wajib” dilakukan meski syariat tidak pernah memerintahkan untuk membuat berbagai acara tertentu menyambut datangnya bulan mulia tersebut.
Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari kewajiban puasa yang ditetapkan syariat yang ditujukan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah k. Hukum puasa sendiri terbagi menjadi dua, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Adapun puasa wajib terbagi menjadi 3: puasa Ramadhan, puasa kaffarah (puasa tebusan), dan puasa nadzar.

Keutamaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an. Allah k berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185)
Pada bulan ini para setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka.
Rasulullah n bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ وَصُفِدَتِ الشَّيَاطِيْنُ

“Bila datang bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para setan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Pada bulan Ramadhan pula terdapat malam Lailatul Qadar. Allah k berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ. سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” (Al-Qadar: 1-5)

Penghapus Dosa
Ramadhan adalah bulan untuk menghapus dosa. Hal ini berdasar hadits Abu Hurairah z bahwa Rasulullah n bersabda:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ لَمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ

“Shalat lima waktu, dari Jum’at (yang satu) menuju Jum’at berikutnya, (dari) Ramadhan hingga Ramadhan (berikutnya) adalah penghapus dosa di antaranya, apabila ditinggalkan dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah z)

Rukun Berpuasa

a. Berniat sebelum munculnya fajar shadiq. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah n:

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya.” (Muttafaqun ‘alaih dari hadits ‘Umar bin Al-Khaththab z)
Juga hadits Hafshah x, bersabda Rasulullah n:

مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

“Barangsiapa yang tidak berniat berpuasa sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)
Asy-Syaikh Muqbil t menyatakan bahwa hadits ini mudhtharib (goncang) walaupun sebagian ulama menghasankannya.
Namun mereka mengatakan bahwa ini adalah pendapat Ibnu ‘Umar, Hafshah, ‘Aisyah g, dan tidak ada yang menyelisihinya dari kalangan para shahabat.
Persyaratan berniat puasa sebelum fajar dikhususkan pada puasa yang hukumnya wajib, karena Rasulullah n pernah datang kepada ‘Aisyah x pada selain bulan Ramadhan lalu bertanya: “Apakah kalian mempunyai makan siang? Jika tidak maka saya berpuasa.” (HR. Muslim)
Masalah ini dikuatkan pula dengan perbuatan Abud-Darda, Abu Thalhah, Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas dan Hudzaifah ibnul Yaman g. Ini adalah pendapat jumhur.
Para ulama juga berpendapat bahwa persyaratan niat tersebut dilakukan pada setiap hari puasa karena malam Ramadhan memutuskan amalan puasa sehingga untuk mengamalkan kembali membutuhkan niat yang baru. Wallahu a’lam.
Berniat ini boleh dilakukan kapan saja baik di awal malam, pertengahannya maupun akhir. Ini pula yang dikuatkan oleh jumhur ulama1.
b. Menahan diri dari setiap perkara yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Telah diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim hadits dari ‘Umar bin Al-Khaththab z bahwa Rasulullah n bersabda:

إِذَا أَقْبَلَ اللَّيْلُ مِنْ هَهُنَا وَأَدْرَكَ النَّهَارُ مِنْ هَهُنَا وَغَرَبَتِ الشَّمْسُ فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ

“Jika muncul malam dari arah sini (barat) dan hilangnya siang dari arah sini (timur) dan matahari telah terbenam, maka telah berbukalah orang yang berpuasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Puasa dimulai dengan munculnya fajar. Namun kita harus hati-hati karena terdapat dua jenis fajar, yaitu fajar kadzib dan fajar shadiq. Fajar kadzib ditandai dengan cahaya putih yang menjulang ke atas seperti ekor serigala. Bila fajar ini muncul masih diperbolehkan makan dan minum namun diharamkan shalat Shubuh karena belum masuk waktu.
Fajar yang kedua adalah fajar shadiq yang ditandai dengan cahaya merah yang menyebar di atas lembah dan bukit, menyebar hingga ke lorong-lorong rumah. Fajar inilah yang menjadi tanda dimulainya seseorang menahan makan, minum dan yang semisalnya serta diperbolehkan shalat Shubuh.
Hal ini berdasarkan hadits Ibnu ‘Abbas c bahwa Rasulullah n bersabda:

الْفَجْرُ فَجْرَانِ فَأَمَّا اْلأَوَّلُ فَإِنَّهُ لاَ يُحْرِمُ الطَّعَامَ وَلاَ يُحِلُّ الصَّلاَةَ وَأَمَّا الثَّانِي فَإِنَّهُ يُحْرِمُ الطَّعَامَ وَيُحِلُّ الصَّلاَةَ

“Fajar itu ada dua, yang pertama tidak diharamkan makan dan tidak dihalalkan shalat (Shubuh). Adapun yang kedua (fajar) adalah yang diharamkan makan (pada waktu tersebut) dan dihalalkan shalat.” (HR. Ibnu Khuzaimah, 1/304, Al-Hakim, 1/304, dan Al-Baihaqi, 1/377)
Namun para ulama menghukumi riwayat ini mauquf (hanya perkataan Ibnu ‘Abbas c dan bukan sabda Nabi n). Di antara mereka adalah Al-Baihaqi, Ad-Daruquthni dalam Sunan-nya (2/165), Abu Dawud dalam Marasil-nya (1/123), dan Al-Khathib Al-Baghdadi dalam Tarikh-nya (3/58). Juga diriwayatkan dari Tsauban dengan sanad yang mursal. Sementara diriwayatkan juga dari hadits Jabir dengan sanad yang lemah.
Wallahu a’lam. 

1 Cukup dengan hati dan tidak dilafadzkan dan makan sahurnya seseorang sudah menunjukkan dia punya niat berpuasa, red

Siapa yang Diwajibkan Berpuasa?

Orang yang wajib menjalankan puasa Ramadhan memiliki syarat-syarat tertentu. Telah sepakat para ulama bahwa puasa diwajibkan atas seorang muslim yang berakal, baligh, sehat, mukim, dan bila ia seorang wanita maka harus bersih dari haidh dan nifas.
Sementara itu tidak ada kewajiban puasa terhadap orang kafir, orang gila, anak kecil, orang sakit, musafir, wanita haidh dan nifas, orang tua yang lemah serta wanita hamil dan wanita menyusui.
Bila ada orang kafir yang berpuasa, karena puasa adalah ibadah di dalam Islam maka tidak diterima amalan seseorang kecuali bila dia menjadi seorang muslim dan ini disepakati oleh para ulama.
Adapun orang gila, ia tidak wajib berpuasa karena tidak terkena beban beramal. Hal ini berdasarkan hadits ‘Ali bin Abi Thalib z bahwa Rasulullah n bersabda:

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: عَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يَفِيْقَ وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقَظَ وَعَنِ الصَّبِي حَتَّى يَحْتَلِمَ

“Diangkat pena (tidak dicatat) dari 3 golongan: orang gila sampai dia sadarkan diri, orang yang tidur hingga dia bangun dan anak kecil hingga dia baligh.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Meski anak kecil tidak memiliki kewajiban berpuasa sebagaimana dijelaskan hadits di atas, namun sepantasnya bagi orang tua atau wali yang mengasuh seorang anak agar menganjurkan puasa kepadanya supaya terbiasa sejak kecil sesuai kesanggupannya.
Sebuah hadits diriwayatkan Ar-Rubayyi’ bintu Mu’awwidz x:
“Utusan Rasulullah n mengumumkan di pagi hari ‘Asyura agar siapa di antara kalian yang berpuasa maka hendaklah dia menyempurnakannya dan siapa yang telah makan maka jangan lagi dia makan pada sisa harinya. Dan kami berpuasa setelah itu dan kami mempuasakan kepada anak-anak kecil kami. Dan kami ke masjid lalu kami buatkan mereka mainan dari wol, maka jika salah seorang mereka menangis karena (ingin) makan, kamipun memberikan (mainan tersebut) padanya hingga mendekati buka puasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Sementara itu, bagi orang-orang lanjut usia yang sudah lemah (jompo), orang sakit yang tidak diharapkan sembuh, dan orang yang memiliki pekerjaan berat yang menyebabkan tidak mampu berpuasa dan tidak mendapatkan cara lain untuk memperoleh rizki kecuali apa yang dia lakukan dari amalan tersebut, maka bagi mereka diberi keringanan untuk tidak berpuasa namun wajib membayar fidyah yaitu memberi makan setiap hari satu orang miskin.
Berkata Ibnu Abbas c:
“Diberikan keringanan bagi orang yang sudah tua untuk tidak berpuasa dan memberi makan setiap hari kepada seorang miskin dan tidak ada qadha atasnya.” (HR. Ad-Daruquthni dan Al-Hakim dan dishahihkan oleh keduanya)
Anas bin Malik z tatkala sudah tidak sanggup berpuasa maka beliau memanggil 30 orang miskin lalu (memberikan pada mereka makan) sampai mereka kenyang. (HR. Ad-Daruquthni 2/207 dan Abu Ya’la dalam Musnad-nya 7/204 dengan sanad yang shahih. Lihat Shifat Shaum An-Nabi, hal. 60)
Orang-orang yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa namun wajib atas mereka menggantinya di hari yang lain adalah musafir, dan orang yang sakit yang masih diharap kesembuhannya yang apabila dia berpuasa menyebabkan kekhawatiran sakitnya bertambah parah atau lama sembuhnya.
Allah k berfirman:

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan pada hari-hari yang lain.” (Al-Baqarah: 184)
Demikian pula bagi wanita hamil dan menyusui yang khawatir terhadap janinnya atau anaknya bila dia berpuasa, wajib baginya meng-qadha puasanya dan bukan membayar fidyah menurut pendapat yang paling kuat dari pendapat para ulama.
Hal ini berdasar hadits Anas bin Malik Al-Ka’bi z, bersabda Rasulullah n:

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ نِصْفَ الصَّلاَةِ وَالصَّوْمَ وَعَنِ الْحُبْلَى وَالْمُرْضِعِ

“Sesungguhnya Allah telah meletakkan setengah shalat dan puasa bagi orang musafir dan (demikian pula) bagi wanita menyusui dan yang hamil.” (HR. An-Nasai, 4/180-181, Ibnu Khuzaimah, 3/268, Al-Baihaqi, 3/154, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t)
Yang tidak wajib berpuasa namun wajib meng-qadha (menggantinya) di hari lain adalah wanita haidh dan nifas.
Telah terjadi kesepakatan di antara fuqaha bahwa wajib atas keduanya untuk berbuka dan diharamkan berpuasa. Jika mereka berpuasa, maka dia telah melakukan amalan yang bathil dan wajib meng-qadha.
Di antara dalil atas hal ini adalah hadits Aisyah x:

كَانَ يُصِيْبُنَا ذَلِكَ فَنُأْمَرُ بِقَضَاءِ الصِّيَامِ وَلاَ نُأْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ

“Adalah kami mengalami haidh lalu kamipun diperintahkan untuk meng-qadha puasa dan tidak diperintahkan meng-qadha shalat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Penulis : Al-Ustadz Abu Abdirrahman Al-Bugisi
http://www.asysyariah.com/

Misteri Baterei Isi Ulang

Oktober 2, 2007

Jika baterei ponsel. Kamera, atau peralatan lain milik Anda mendadak mati dan tidak bisa dicas lagi, jangan buru-buru menyalahkan pabrik pembuatnya. Bisa jadi baterei tersebut selama ini tidak dicas (diisi ulang) secara benar. Konsumen memang cenderung semakin berminat terhadap produk-produk cordless (produk-produk yang menggunakan baterei isi ulang sebagai sumber tenaganya) semacam ini, namun mereka tidak memahami bagaimana memperlakukan dengan baik baterei (rechargeable batteries) yang menjadi sumber energi peralatan-peralatan itu. Ini memang pengalaman di AS, namun mungkin bermanfaat buat kita. Dengan perkiraan terdapat 431 juta produk cordless di rumah-rumah tangga di AS saat ini, baterei yang bisa dicas telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat. Namun demikian aturan dasar bagaimana menge-cas baterei masih merupakan misteri bagi banyak orang. Bahkan hanya segelintir orang yang paham bahwa bila batereinya tidak bisa dicas lagi, maka baterei itu dapat dan harus didaurulang demi keamanan lingkungan.

Baterei Nickel-Cadmium (Ni-Cd) merupakan tipe umum baterei isi ulang. Baterei jenis ini menguasai 76% sumber tenaga produk-produk cordless semacam ponsel, peralatan pertukangan, kamera jinjing (camcorder), peralatan vakum dan blender. Setidaknya 95% rumah tangga di AS memiliki satu peralatan semacam ini. Itu membuat baterei bekas dengan cepat menumpuk menjadi sampah. “Dalam banyak kasus, baterei NI-Cd dilepas dari satu produk elektronik dan dibuang ke laci meja karena tidak dapat lagi dicas,” ujar Ralph Millard, Executive Vice President dari Rechargeable Battery Recycling Corporation (RBRC), satu organisasi nirlaba yang bergerak di AS dan Kanada, yang perduli pada upaya pendaurulangan baterei-baterei semacam ini. “Kami mendidik konsumen tak hanya bagaimana ia sebaiknya mengecas batereinya secara benar, tetapi juga bagaimana mendaur ulang baterei itu ketika tak lagi bisa dicas,” tambahnya.

Maka Millard pun memberi saran bagaimana memaksimumkan masa pakai baterei isi ulang dan produk-produk dengan tenaga baterei. Berikut petunjuk-petunjuknya:

* Ikuti petunjuk meng-cas yang biasanya telah disediakan oleh pabrik pembuatnya. Secara umum baterei baru harus dicas semalaman penuh (kurang lebih 14 sampai 16 jam) sebelum digunakan pertama kali. Ini disebut initializing (pengawalan) dan akan memungkinkan Anda mempertahankan kapasitas maksimum baterei tersebut.
* Biarkanlah baterei dalam temperatut kamar sebelum dicas. Efisiensi pengisian dari sebagian besar baterei akan berkurang secara dratis pada suhu yang meningkat.
* Isi ulang baterei ketika baterei-baterei itu nyaris kosong. Baterei yang dikosongkan secara mendadak akan turun dayanya.
* Jagalah agar soket yang masuk ke baterei selalu bersih. Bersihkan dengan lap yang bersih dan sedikit alkohol.
* Jangan pernah memasang baterei yang sudah penuh ke charger hanya sekadar untuk mendapat tambahan tenaga. Ini akan membuat sel baterei kelebihan isi dan akan memendekkan usia baterei Anda.
* Jangan pernah meninggalkan ponsel, kamera dll menancap pada charger ketika Anda tidak sedang mengecas, kecuali itu atas petunjuk yang ada pada manual produk Anda. Jangan gunakan charger sebagai cantelan. Melanjutkan pengisian ulang hanya akan memendekkan usia baterei Anda.
* Jika baterei Anda tak lagi bisa dicas, jangan buang baterei itu!! Hubungi 1-800-8-BATTERY atau bukalah situs http://www.rbrc.org atau dapatkan pusat pendaurulangan terdekat dengan lokasi Anda, yang telah menjalin kerjasama dengan RBRC. Perusahaan semacam Ace Hardware, Americatech, Batteries Plus dll telah menjalin kerjasama dengan RBRC untuk mengumpulkan baterei bekas buat didaur ulang.

Sayang aturan yang terakhir ini hanya berlaku di AS dan Kanada. Di negara kita belum ada organisasi yang memberi perhatian khusus pada upaya daur ulang baterei. Mungkin tulisan ini bisa memberi ide buat berdirinya organisasi semacam ini.

Mungkin Anda baru saja membangun atau merenovasi rumah tinggal yang kini Anda tempati. Biasanya ada saja barang yang tersisa, seperti tegel keramik, pralon berbagai ukuran juga batu-bata. Simpan saja benda-benda itu baik-baik. Siapa tahu suatu saat bermanfaat. Namun tentu saja itu tergantung dari ketersediaan ruang di rumah Anda. Menyimpan tegel keramik sisa, misalnya, biasanya sangat bermanfaat. Bahkan sebaiknya memang sengaja disisakan. Sebab biasanya setelah tiga-empat bulan ada saja keramik yang pecah. Entah karena kejatuhan benda berat atau terlepas dari lantainya karena udara panas. Jika kita masih menyimpan sisanya tentu kita tidak perlu repot-repot beli lagi. Apalagi biasanya setelah lewat setahun motif keramik sudah berubah, sehingga agak susah mencari tegel keramik yang motifnya persis sama dengan tegel yang sudah terpasang. Masalah ini bisa diatasi kalau kita masih menyimpan tegel keramik yang dibeli saat membangun rumah dulu.

Benda lain yang menarik untuk disimpan adalah pipa pralon. Biasanya ada saja sisa sepanjang 1-2 meter. Dengan sedikit kreativitas banyak barang bisa dibuat dari pralon sisa ini. Misalnya saja pot gantung. Pot ini bisa dibuat dari pralon ukuran 3 inci atau 4 inci atau yang lebih besar lagi. Panjangnya bisa berapa saja, tergantung sisinya dan juga selera Anda. Bikin lubang memanjang pada pralon tersebut dengan menggunakan gergaji kayu. Lebarnya kurang lebih 10 cm- 12 cm. Jangan persis sampai ujung pralon. Sisakan kurang lebih sepanjang 5 cm dari ujung pralon. Buat juga lubang-lubang kecil di bagian bawah kira-kira sebesar 0,5 cm diameternya. Lubang kecil ini berguna untuk mengeluarkan air sehabis tanaman yang ada di pot tadi disiram.

Tutup ujung pralon tadi dengan tutup pralon (cari di toko bahan bangunan), kemudian isikan tanah yang dicampur kompos ke dalam lubang pralon tadi. Setelah medianya siap, tanamlah bunga-bunga kesukaan Anda. Namun pilih tanaman yang ukurannya proporsional dengan potnya. Lalu ikat kedua ujung pralon dengan tali ijuk atau plastik, dan gantung dengan posisi horisontal, dengan lubang menghadap ke atas. Kita bisa mengantungnya di beranda, di halaman samping atau di masa saja sesuka Anda. Bukan hanya bunga, kita juga bisa menanam tomat atau cabe di pot gantung ini. Jika ingin lebih menarik, pot itu bisa kita cat dengan warna yang kita sukai.

Pipa paralon sisa juga bisa kita manfaatkan sebagai tempat payung. Pipa berdiameter 4 inci atau lebih diletakkan dengan posisi vertikal di lantai. Agar tak mudah rebah kita buat standar di bagian bawahnya, dengan sisa-sisa pelat baja atau besi beton. Bentuknya bisa kita buat secantik mungkin. Selamat mencoba.

Anda tahu negara Iraq? ya suatu negara di Timur Tengah yang sekarang sedang bergejolak terus setelah invasi ilegal tentara Amerika Serikat pimpinan presiden George Walker Bush. Negara ini memiliki mata uang dengan nama Dinar Iraq. Iraq semasa tahun 1990-an merupakan mata uang paling kuat di Timur Tengah. Jatuhnya sanksi PBB yang disusul invasi Amerika Serikat membuat Dinar Iraq terjungkal ke titik terendah dalam sejarah Iraq. Sebelumnya nilai tukar dinar Iraq begitu berjaya. 1 Dinar Iraq = $ 3,29 USD (Tiga Koma Dua Puluh Sembilan Dolar Amerika). Semasa invasi Amerika Serikat nilai tukar Dinar Iraq melorot tajam sampai dengan 6.000 Dinar Iraq per $1 USD . Akhir tahun 2006 lalu telah menjadi 1400 Dinar Iraq per $1 USD. Awal tahun 2007 nilai tukar membaik menjadi 1300 Dinar Iraq per Dolar AS. Tentu saja apresiasi ini akan tetap dipertahankan.

Pada 15 Oktober 2003 telah dikeluarkan mata uang Dinar Iraq yang baru menggantikan mata uang lama yang bergambar Saddam Husein. Uang dinar baru ini diproduksi di De La Rue, Great Britain (Inggris), sebuah percetakan uang terbesar di dunia, dibiayai World Bank.

Terbitnya Dinar Iraq yang baru (The New Iraqi Dinar, IQD) pada Oktober 2003 yang didukung oleh Bank Dunia (The World Bank) dan pemerintahan pendudukan Amerika Serikat telah mendorong para investor di mancanegara memborong uang kertas Dinar Iraq yang baru. Mereka melihat potensi keuntungan yang luar biasa yang dapat diraih melalui investasi pada Dinar Iraq.

Ingat!!! Saat ini nilai tukar Dinar Iraq berada pada harga termurah akibat adanya sanksi PBB yang membekukan aset negara Iraq dan invasi AS. Selain itu mata uang ini juga masih belum ditransaksikan pada pasar uang internasional secara terbuka (International Money Market). Hanya beberapa lembaga perbankan saja yang mentransaksikannya antara lain : The Chase Manhattan Bank,Standard Chartered Bank,dan Hong Kong Shanghai Bank (HSBC).

Kiranya tinggal menunggu waktu saja untuk mata uang Dinar Iraq yang baru ini memasuki pasar mata uang Internasional. Saat itulah yang dinanti para investor. Sebab nilai tukar Dinar Iraq akan segera kembali kepada posisi semula sebagaimana sebelum diterapkannya sanksi PBB dan invasi AS. Saat ini pula otoritas Iraq dengan dukungan Bank Dunia dan pemerintah pendudukan AS di Iraq sedang menata sistem moneter Iraq.

Sebagai negara penghasil minyak bumi dan gas alam terbesar di dunia, Dinar Iraq (IQD) memiliki fundamental kuat. Tak ada satu negara maju pun yang tak tergantung dengan minyak bumi. Hal ini menjadikan Iraq memiliki peran penting dalam perekonomian dunia. Kekurangan pasokan minyak iraq pasti membuat dunia terdorong ke resesi global. Sebab dengan harga minyak bumi yang naik, industri dan transportasi akan tergoncang bahkan pada level terburuk akan membuat tak bisa beroperasi lagi. Karena itu tanggung jawab pemulihan kondisi dalam negeri Iraq menjadi pusat perhatian dunia internasional.

http://www.gudangdinar.net/

Barang-barang Dibuang Sayang Disket
Perusahaan pembuat software, biasanya punya masalah limbah disket. Limbah itu berasal dari software yang tidak terjual. Karena disket yang biasa dipakai untuk menyimpan sofware itu merupakan disket yang berkualitas bagus, tentunya masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Disket-disket ini bisa dihapus perangkat lunak yang mengisinya, diformat kembali, diuji dan terakhir diberi label. Disket ini bisa dijual kembali, asalkan dengan jelas diinformasikan kepada konsumen bahwa ini adalah disket bekas pakai.

Compact Discs (CD)

CD yang rusak dapat diperbaiki kembali. Dan memperbaiki CD rusak atau menggunakannya kembali jelas masih lebih baik ketimbang mendaurulangnya. Sejumlah goresan kecil pada CD dapat digosok dengan pasta gigi. Gosok secara radial pada bagian yang tidak berlabel, dari pusat mengarah keluar. Untuk kerusakan yang lebih parah kadangkala dapat diperbaiki di tempat reparasi profesional.
Jika Anda sudah tidak menyukai CD yang Anda miliki, jual saja ke toko musik atau dinasikan pada orang lain. Sedangkan CD rusak yang tidak dapat lagi diperbaiki sama sekali, mau-tak-mau memang harus didaurulang.
Jika Anda khawatir dengan kerahasiaan data yang ada di CD tersebut, Anda bisa memotongnya dengan gunting seng yang besar.

Lenca Kacamata

Lensa kaca mata, baik minus maupun plus, bila sudah tidak sesuai lagi dengan ukuran mata pemakainya, biasanya hanya disimpan begitu saja untuk akhirnya hilang tidak terlacak. Padahal lensa kaca mata ini sebenarnya masih bisa digunakan orang lain. Dihaluskan dulu bila ada goresan-goresannya, kemudian bentuknya disesuaikan dengan ukuran framenya, jadilah lensa itu bermanfaat kembali.

Alangkah baiknya bila ada organisasi nirlaba yang bisa mengumpulkan lensa-lensa bekas ini dari optik-optik yang ada. Toh bagi pemiliknya biasanya sudah tidak berguna lagi. Lensa-lensa bekas itu didata dan dibuat data basenya berdasarkan ukuran dan jenisnya. Kemudian dipublikasikan ke masyarakat lewat berbagai media atau situs yang sengaja dibangun untuk itu. Nah, orang yang kurang mampu, bisa mendapatkannya secara gratis atau dengan imbalan sekadarnya.

Bagi yang mau menekuninya, mengumpulkan dan manjual kembali lensa-lensa bekas ini sebenarnya bisa menjadi bisnis yang cukup menguntungkan.

Ribut-ribut antara pemda DKI dengan Bekasi soal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bantar Gebang, Bekasi sejak awal November 2001, menimbulkan kekhawatiran masyarakat Jakarta. Kekhawatiran itu memang beralasan, sebab jika saja masalah ini tidak segera terselesaikan, sampah dari Jakarta bisa jadi akan kesulitan mendapatkan tempat pembuangan akhir. Bila itu terjadi, sampah-sampah di pemukiman akan menumpuk tak tahu ke mana harus dibuang. Tentu saja ketidaknyamanan itu harus diantisipasi. Bila warga yang berada dalam satu unit pemukiman bersatu, mencari jalan keluar, bisa jadi sebagian masalah akan terselesaikan. Satu usulan yang layak untuk dipikirkan adalah membuat kompos dari sampah organik. Sampah yang berasal dari rumah tangga yang berada dalam satu RT atau RW dikumpulkan di satu tempat untuk segera diproses lebih lanjut sampah organiknya. Sementara sampah an organik mungkin belum jadi masalah karena ada pasukan pemulung yang siap menadahnya setiap hari.

Tahapan pertama pembuatan kompos adalah dengan menghancurkan sampah organik, yang biasanya terdiri dari daun-daunan, ranting, rumput, dan sisa makanan. Cara penghancurannya bisa menggunakan golok atau benda tajam lainnya. Tapi ini tidak mudah dan makan waktu. Cara yang lebih baik adalah menggunakan mesin penghancur sampah yang banyak beredar di pasaran. Ada beberapa jenis yang beredar di pasaran, yakni yang kapasitasnya 150 kg perjam harganya Ro 5 juta, 300 kg perjam harganya Rp6,5 juta, 300 kg perjam harganya Rp 10 juta dan 1 ton harganya Rp 17 juta Mesin dengan kapasitas mana yang akan dipilih tentu sangat tergantung pada kemampuan ekonomi Anda dan jumlah sampah yang ada di unit pemukiman tersebut.

Setelah sampah itu hancur kemudian dikumpulkan di satu tempat untuk diproses lebih lanjut. Hancuran sampah tadi dicampur dengan kapur dan pupuk kandang. Pupuk kandang tidak perlu banyak-banyak karena hanya berfungsi sebagai “bibit” mikroba.-mikroba pengurai yang nanti bertugas menghancurkan bahan kompos. Setelah dicampur dengan baik dengan jalan diadukaduk, tumpukan itu kemudian ditutup dengan plastik. Jika bahan terlalu kering bisa disiram dengan air sampai bahan agak basah dan lembab.

Jika proses pengomposan berjalan dengan baik, suhu akan meningkat menjadi 45 derajat celsius.Pada bulan pertama, kedua dan ketiga perlu dilakukan pembalikan dan pengadukan bahan kompos. Setelah berjalan tiga bulan bahan sampah itu sudah berubah menjadi kompos. Volumenya akan menyusut tinggal sepertiganya. Jika agak basah dibiarkan dulu diangin-anginkan di terik matahari hingga kadar airnya tinggal sekitar 50%. Setelah jadi kompos dengan tekstur halus dan warna kehitaman, bahan tadi dikemas dalam kantung plastik agar mudah di bawa ke mana saja. Kompos ini bisa digunakan sebagai pengisi pot atau sebagai pupuk organik yang dapat memperbaiki sifat tanah.

Si Hitam Pembawa Rezeki

Oktober 2, 2007

Sekali lagi, inilah manfaat dari limbah kelapa. Kalau beberapa waktu lalu kita bicara tentang sabut kelapa (lihat tulisan berjudul “Rayuan Sabut Kelapa) sekarang giliran batok kelapa. Di pasar biasanya konsumen membeli kelapa yang sudah dikupas batoknya, bahkan kemudian langsung kelapanya diserut di situ. Nah, batok yang menumpuk di pedagang kelapa inilah yang bisa diolah menjadi arang batok, bahan baku karbon aktif untuk keperluan sejumlah industri. Cara membuatnya mudah. Setelah dijemur sampai kering, batok ditaruh dalam drum bekas, sedikit saja dulu, kurang lebih tumpukannya setinggi 10 cm. Kemudian batok tadi disiram minyak tanah dan dibakar. Selanjutnya batok yang sudah menyala tadi sedikit demi sedikit ditimbun dengan batok lainnya. Usahakan apinya jangan sampai mati sebelum terbentuk bara yang cukup banyak. Setelah drum tadi terisi penuh dengan batok, kemudian ditutup rapat-rapat dengan karung goni basah supaya karbonnya tidak terlepas ke udara, dan teroksidasi. Sebab kalau itu terjadi maka akan terjadi pengabuan. Setelah 24 jam batok itu telah menjadi arang.

Bila modalnya cukup besar, bisa juga dibuat tungku pembakaran berupa silo dalam tanah atau di atas permukaan tanah, dengan bahan ferrosemen. Dengan tungku semacam ini kualitas arangnya akan jauh lebih baik, karena lebih terjaga dari kemungkinan teroksidasi.

Setelah menjadi arang, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, tergantung permintaan pasar. Dalam bentuk aslinya arang itu bisa dijual kepada pedagang sate, restoran maupun hotel. Hotel dan restoran memerlukan arang batok misalnya untuk membuat barbeque atau makanan lain yang memerlukan proses pemanggangan. Jangan sepelekan pasar ini, karena seorang pembuat arang batok di Bekasi ternyata memerlukan arang batok dalam hitungan ton setiap minggunya untuk memenuhi permintaan sejumlah hotel di Jakarta dan Bekasi.

Arang batok juga merupakan bahan baku karbon aktif untuk keperluan berbagai industri. Untuk keperluan itu arang harus dibuat dalam bentuk butiran. Cara paling mudah tentu saja arang batok bisa ditumbuk, atau digerus dengan mesin penggerus sederhana. Setelah menjadi butiran kemudian disaring dengan ukuran mesh tertentu sesuatu permintaan industri tersebut. Misalnya saja ukuran mesh 35, itu berarti butiran itu lolos di saringan nomer 3 dan tertahan di saringan nomer 5.

Biaya produksi arang batok ini tidak besar. Satu karung batok kelapa kurang lebih seberat 20 kg, harganya Rp 2.500. Rendemen dari batok menjadi arang nilainya sebesar 25%. Sehingga untuk menghasilkan arang seberat 1 kwintal dibutuhkan batok seberat 4 kwintal. Biaya lain adalah untuk drum dan sedikit minyak tanah.

Harga jualnya, konon lumayan fluktuatif, tergantung mekanisme penawan dan permintaan. Namun sebagai ancar-ancar harga jualnya sekitar Rp 1.500 per kilogram. Sampai saat ini pasar masih sangat terbuka, termasuk juga pasar ekspor.

Teliti Sebelum Membeli

Oktober 2, 2007

Membeli barang bekas memang harus teliti. Bukan hanya teliti, Anda juga sebaiknya paham secara teknis kelebihan dan kekurangan barang yang hendak Anda beli. Misalnya saja ingin membeli televisi bekas, sebaiknya seseorang memang memahami perihal-perihal teknis pertelevisian, bagaimana kualitas terangnya, sinkronisasi warna, kualitas suara dan masih banyak lagi. Anda jangan terpikat bentuk luarnya saja, karena itu yang paling mudah dipoles dan digosok agar tampak mengkilap. Kalau Anda kurang yakin sebaiknya ajak seorang teman yang cukup menguasai hal itu. Sebenarnya seorang konsumen berhak mendapatkan penjelasan teknis yang detil tentang barang yang hendak dibelinya. Adalah kewajiban seorang penjual untuk menjelaskan kepada pembelinya, tentang barang yang dijualnya. Itu sudah diatur dalam Undang-undang Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, lebih khusus lagi yang terkait dengan pelabelan dan periklanan. Barang bekas misalnya tidak boleh dibilang baru, kendati wujud luar barang itu nampak baru. “Penjual harus memasang label bahwa itu barang bekas dan tidak boleh mengiklannya sebagai barang baru,” demikian pernah diungkapkan Agus Pambagio, mantan Wakil Ketua Yayasan lembaga Konsumen, kepada wartawan dalam satu kesempatan. Termasuk dalam hal pelabelan dan periklanan ini adalah memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai barang bekas yang rusak atau cacat. Namun dalam praktiknya mana ada penjual barang, apalagi barang bekas, yang dengan terang-terangan menjelskan kepada pembelinya kelemahan barang dagangannya. Pembeli sendirilah yang harus teliti Bagaimana pun barang bekas adalah barang rekondisi.
Pada dasarnya barang itu pasti pernah dipakai dalam jangka waktu tertentu, kemudian rusak dan tidak bisa atau susah dibetulkan lagi, atau pemiliknya pengin ganti model atau ia memang lagi butuh uang. Nah, pembeli harus siap dengan kondisi-kondisi semacam itu. Kalau pemilik lamanya cuma pengin ganti model atau sedang butuh uang, Anda boleh berharap mendapatkan barang yang masih bagus. Tetapi kalau memang pernah rusak, Anda merti ekstra hati-hati.

Kalau pun dibilang ada garansi, sudah pasti itu garansi dari penjualnya sendiri. Karena mana ada pabrik yang menggaransi baranng bekasnya. Karena itu bila Anda akhirnya menemukan kekurangan pada barang itu, batalkan atau tawar lebih rendah lagi, barangkali biaya perbaikannya lebih kecil ketimbang selisih harganya tadi.

Gagasan Ide Sederhana

Oktober 2, 2007

Kantung kemasan kini makin banyak jenisnya. Di antara yang banyak digunakan adalah aluminium foil dan kantung plastik yang dikenal dengan sebutan tas kresek. Kedua jenis ini kurang disukai pemulung karena tidak gampang didaur ulang. Nah agar tidak terlalu membebani tempat sampah, masa pakai kedua jenis kemasan ini bisa diperpanjang, dengan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kalau perilaku ini hanya dilakuakn oleh satu dua orang memang tidak ada artinya, namun bila masyarakat secara membiasakan diri untuk berlaku seperti ini, tentu akan terasa sangat signifikan. Apa saja ide pamanfaatannya? Aluminium Foil:
Saat ini semakin banyak saja produk-produk pangan yang dikemas dengan aluminium foil. Misalnya saja susu bubuk, snack dan masih banyak lagi. Jangan buru-buang ke tempat sampah bekas kemasan alumiium foil. Simpan saja baik-baik, barangkali satu ketika Anda membutuhkan barang-barang yang gemerlapan ini. Salah satu kemungkinannya adalah untuk menyemarakkan pesta ulang tahun si kecil, Anda bisa tempel potongan-potongan kecil aluminium foil pada topi-topi kertas yang akan dikenakan tamu-tamu cilik Anda. Atau Anda bisa bikin tulisan-tulisan dan hiasan-hiasan menggunakan potongan aluminium foil yang gemerlapan itu.
Kemungkinan lainnya adalah untuk membungkus sayur-mayur yang disimpan di kulkas. Sayur yang disimpan di kulkas dengan dibungkus aluminium foil akan lebih awet segarnya. Jika aluminium foil yang Anda miliki berupa kantung, maka sayur mayur sebangsa tomat, cabe, jeruk bisa langsung disimpan di sana. Atau bisa juga kantung-kantung aluminium foil itu dibuat lembaran, digunakan untuk membungkus sayur mayur yang berupa daun-daunan semacam kangkung, sawi, dan bayam.

Kantung Plastik:
Kantung palstik juga merupakan kemasan yang sangat umum digunakan. Kantung yang sering disebut “tas kresek” oleh masyarakat ini digunakan untuk membawa belanjaan pulang ke rumah. Mulai dari bahan makanan, alas tulis sampai bahan bangunan kerap dikemas sementara dengan kantung plastik semacam ini. Kenyataan ini membuat tumpukan sampah tas kresek sangat mendominasi sampah kita. Untuk mengurani beban itu, sebaiknya kantung plastik tadi jangan langsung dibuang, tetapi dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya saja untuk menyimpan sampah-sampah dapur semacam ampas kelapa, potongan tulang dan daging. Sampah-sampah semacam ini sebaiknya dimasukkan kantung plastik dulu sebelum dibuang ke tempat sampah agar tidak berceceran.
Kantung plastik ini juga bisa digunakan untuk melapisi keranjang sampah Anda, sehingga bila sudah penuh tinggal diikat pada bagian atasnya, dan dibuang ke tempat sampah.
Begitu di mobil, kantung semacam ini bisa digunakan untuk menyimpan sampah yang Anda hasilkan dalam perjalan mobil tadi, misalnya bungkus permen, karcis tol, kulit buah dan masih banyak lagi. Bila sudah penuh Anda tinggal membuangnya di tempat sampah yang Anda temui di jalan.
Barangkali Anda punya ide-ide praktis lainnya, kirim saja ke daurulang.com agar ide Anda bisa mengilhami orang lain.