Gagasan Ide Sederhana

Oktober 2, 2007

Kantung kemasan kini makin banyak jenisnya. Di antara yang banyak digunakan adalah aluminium foil dan kantung plastik yang dikenal dengan sebutan tas kresek. Kedua jenis ini kurang disukai pemulung karena tidak gampang didaur ulang. Nah agar tidak terlalu membebani tempat sampah, masa pakai kedua jenis kemasan ini bisa diperpanjang, dengan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kalau perilaku ini hanya dilakuakn oleh satu dua orang memang tidak ada artinya, namun bila masyarakat secara membiasakan diri untuk berlaku seperti ini, tentu akan terasa sangat signifikan. Apa saja ide pamanfaatannya? Aluminium Foil:
Saat ini semakin banyak saja produk-produk pangan yang dikemas dengan aluminium foil. Misalnya saja susu bubuk, snack dan masih banyak lagi. Jangan buru-buang ke tempat sampah bekas kemasan alumiium foil. Simpan saja baik-baik, barangkali satu ketika Anda membutuhkan barang-barang yang gemerlapan ini. Salah satu kemungkinannya adalah untuk menyemarakkan pesta ulang tahun si kecil, Anda bisa tempel potongan-potongan kecil aluminium foil pada topi-topi kertas yang akan dikenakan tamu-tamu cilik Anda. Atau Anda bisa bikin tulisan-tulisan dan hiasan-hiasan menggunakan potongan aluminium foil yang gemerlapan itu.
Kemungkinan lainnya adalah untuk membungkus sayur-mayur yang disimpan di kulkas. Sayur yang disimpan di kulkas dengan dibungkus aluminium foil akan lebih awet segarnya. Jika aluminium foil yang Anda miliki berupa kantung, maka sayur mayur sebangsa tomat, cabe, jeruk bisa langsung disimpan di sana. Atau bisa juga kantung-kantung aluminium foil itu dibuat lembaran, digunakan untuk membungkus sayur mayur yang berupa daun-daunan semacam kangkung, sawi, dan bayam.

Kantung Plastik:
Kantung palstik juga merupakan kemasan yang sangat umum digunakan. Kantung yang sering disebut “tas kresek” oleh masyarakat ini digunakan untuk membawa belanjaan pulang ke rumah. Mulai dari bahan makanan, alas tulis sampai bahan bangunan kerap dikemas sementara dengan kantung plastik semacam ini. Kenyataan ini membuat tumpukan sampah tas kresek sangat mendominasi sampah kita. Untuk mengurani beban itu, sebaiknya kantung plastik tadi jangan langsung dibuang, tetapi dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya saja untuk menyimpan sampah-sampah dapur semacam ampas kelapa, potongan tulang dan daging. Sampah-sampah semacam ini sebaiknya dimasukkan kantung plastik dulu sebelum dibuang ke tempat sampah agar tidak berceceran.
Kantung plastik ini juga bisa digunakan untuk melapisi keranjang sampah Anda, sehingga bila sudah penuh tinggal diikat pada bagian atasnya, dan dibuang ke tempat sampah.
Begitu di mobil, kantung semacam ini bisa digunakan untuk menyimpan sampah yang Anda hasilkan dalam perjalan mobil tadi, misalnya bungkus permen, karcis tol, kulit buah dan masih banyak lagi. Bila sudah penuh Anda tinggal membuangnya di tempat sampah yang Anda temui di jalan.
Barangkali Anda punya ide-ide praktis lainnya, kirim saja ke daurulang.com agar ide Anda bisa mengilhami orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: