Rezeki di Pintu Air

Oktober 2, 2007

Berendam di sungai sedari pagi sungguh bukan pekerjaan ringan. Namun apa boleh buat itulah yang harus dilakukan Muhammad Yani setiap hari. Dari jam 05.00 pagi ia sudah harus menyebur di Pinti Air Manggarai, berbekal besi runcing berbentuk “L”, mengumpulkan sampah botol plastik bekas minuman kemasan. Matanya nyalang mengawasi setiap sampah yang mengapung. Begitu terlihat olehnya botol bekas minuman kemasan, besi runcingnya berkelebat, dan botol itu sudah terkait di ujungnya. Botol-botol itu kemudian diremasnya hingga gepeng, sehingga lebih ringkas ketika disimpan ke dalam karung. “Saya hanya mengumpulkan botol bekas, bukan sampah yang lain,” kata Yani. Di sekitar Pintu Air itu banyak pemulung yang ternyata masing-masing “berspesialisasi”. Ada yang mengumpulkan botol bekas, kayu, atau kantong plastik.

Bersama dua orang temannya, Yani bekerja kurang 12 jam sehari. Selama itu mereka bertiga bisa mendapatkan sekitar 25 karung botol bekas, yang kalau ditimbang beratnya bisa mencapai 100 kg. Botol-botol itu dijual ke seorang bandar yang berlokasi di Jalan Tambak, Manggarai. Setiap kilogram dihargai Rp 700. Sedangkan tutup botol yang berwarna biru lebih mahal lagi harganya, yakni Rp 1.000 per kilogram.

Jadi dari sekitar 100 kg botol tadi mereka bisa mendapatkan uang Rp 70.000. Ditambah tutup botolnya, mereka sehari bisa mendapatkan Rp 75.000. Uang itu dibagi tiga sama besar. Masalahnya mereka bertiga merasa sama-sama basah, sama-sama kepanasan dan sama-sama capek. Satu kesetiakawanan ala orang kecil yang sungguh mengharukan.

Botol-botol bekas tadi masih akan menjalani perjalanan yang agak panjang. Setelah dikumpulkan di bandar, botol tadi dikirimkan ke pengolah botol yang berlokasi di Cikarang Bekasi. Di sana botol-botol tadi dijadikan serpihan-serpihan. Selanjutnya diproses lebih lanjut sehingga menjadi produk semacam senar, tali rafia, bola plastik dan mainan anak-anak lainnya.

Selain memperoleh nafkah, tanpa sadar mereka telah membantu membersihkan sampahnya orang kota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: